PENELITIAN TERAPAN

Kinerja Campuran Asphalt Concrete -Wearing Course Dengan Penambahan Serbuk Limbah Botol Plastik Jenis Polyethylene Terephthalate

ABSTRAK
Teknologi material campuran beraspal sebagai lapis permukaan suatu struktur perkerasan berkembang dengan pesat. Disisi lain sejalan dengan berkembangnya jenis dan jumlah kendaraan yang digunakan sebagai alat trasportasi darat yang melalui suatu ruas jalan, maka sering dijumpai berkembangnya berbagai jenis kerusakan yang dapat mengakibatkan masa layan yang direncanakan tidak terpenuhi. Oleh karena itu inovasi terhadap material campuran beraspal yang lebih baik menjadi topik penelitian yang menarik bagi para peneliti. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mendapatkan kinerja struktural campuran beraspal modifikasi sebagai lapis Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) dengan menambahkan limbah botol plastik jenis Polyethylene Terephthalet (PET) yang lebih baik dibandingkan dengan campuran beraspal normal atau standar. Metodologi penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan metoda eksperimental skala laboratoriun dengan tujuan untuk mendapatkan karakteristik dan modulus kekakuan campuran beraspal modifikasi. Sedangkan metoda analitis dengan bantuan program Kenlayer dengan tujuan untuk mendapatkan respon regangan tarik horisontal dan regangan tekan vertikal masing-masing dibawah lapisan beraspal modifikasi/ normal dari suatu struktur perkerasan dan diatas tanah dasar sebagai studi kasus. Kinerja struktur perkerasan eksisting diperoleh dari hasil pengukuran lendutan langsung dengan penggunakan Falling Weight Deflectometer yang terbagi kedalam beberapa segmen. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah campuran beraspal modifikasi optimum didapatkan pada kadar PET 9% dengan nilai stabilitas Marshall sebesar 1.333,96 Kg. Sedangkan peningkatan modulus elastisitas campuran modifikasi mencapai 5,26% dan 102,65% berturut-turut terhadap campuran normal dan standar. Selanjutnya kinerja struktural campuran modifikasi dalam struktur perkerasan meningkat cukup signifikan dengan mengecilnya respon regangan tarik horizontal sebesar 10,32%, 10,52% dan 13,05% masing-masing untuk segmen 1, 5 dan 3 terhadap respon regangan tarik pada campuran standar. Lebih jauh kinerja campuran modifikasi dalam struktur perkerasan meningkat cukup signifikan dengan membersarnya beban repetisi izin untuk kriteria alur bekas roda kendaraan sebesar 62,84%, 64,48% dan 87,04% masing-masing untuk segmen 1, 5 dan 3 terhadap beban repetisi izin pada campuran standar.
Kata kunci: Asphalt concrete wearing course, Polyethylene Terephthalet, pelapisan ulang, Falling Weight Deflectometer.

ABSTRACT
Asphalt mixture material technology as the surface layer of a pavement structure is developing rapidly. On the other hand in line with the development of types and number of vehicles used as land transportation equipment through a road section, it is often encountered the development of various types of damage that can result in the planned service life not being met. Therefore innovation towards better asphalt mix materials is an interesting research topic for researchers. The research carried out aims to obtain the structural performance of the modified asphalt mixture as a layer of Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) by adding polyethylene Terephthalet (PET) plastic bottle waste that is better than the normal or standard asphalt mixture. The research methodology used is to use laboratory-scale experimental methods in order to obtain the characteristics and modulus of rigidity of the modified asphalt mixture. While the analytical method with the help of the Kenlayer program with the aim to obtain the response of horizontal tensile strain and vertical compressive strain respectively under the modified or normal asphalt layer of a pavement structure and above the subgrade as a case study. The performance of the existing pavement structure is obtained from direct deflection measurement using the Falling Weight Deflectometer which is divided into several segments. The results obtained from this study are the optimum modified asphalt mixture obtained at 9% PET content with a Marshall stability value of 1,333.96 kg. While the modulus of elasticity increase in the modified mixture reached 5.26% and 102.65% respectively towards the normal and standard mixture. Furthermore, the structural performance of the modified mixture in the pavement structure increased significantly by reducing the horizontal tensile strain response by 10.32%, 10.52% and 13.05% for segments 1, 5 and 3, respectively, for the tensile strain response in the standard mixture. Furthermore, the performance of the modified mixture in the pavement structure increased significantly with the clearance of the repetition permit clearance for the used wheel lane criteria of 62.84%, 64.48% and 87.04% respectively for segments 1, 5 and 3 of the repetition load. permission on a standard mix.
Keyword: Asphalt concrete wearing course, Polyethylene Terephthalet, overlay, Falling Weight Deflectometer.